"Onthel" Tiga Generasi Masih Terawat dengan Baik

Kompas.com - 14/07/2012, 10:50 WIB

PAREPARE, KOMPAS.com — Go Enge Fat yang akrab disapa Edy Gunawan (58), pengusaha warung kopi Tanru Tedong, warga Jalan Sultan Hasanauddin, Keluhan Ujung Sabbang, Kecamatan Soreang, Kota Parepare, kesehariannya hanya menggunakan sepeda onthel untuk keperluan warung. Seakan tidak terpengaruh dengan kendaraan yang modern, seperti sepeda motor dan mobil, Edy ke mana-mana hanya menggunakan onthel tua kesayangannya.

Namun, siapa sangka kalau onthel tua miliknya adalah onthel yang sudah tiga generasi. Onthel tersebut ternyata adalah warisan ayahnya bernama Go A Kho, yang diwariskan juga oleh kakeknya bernama Go Kuk Ngo. Onthel tua bermerek Rudge buatan Inggris itu dibeli kakeknya tahun 1954.

"Onthel ini sudah tiga generasi: dari kakek, ayah, dan saya sendiri. Bahkan, anak saya juga suka memakainya ke sekolah," kata Edy di Warung Kopi miliknya, Sabtu (14/7/2012).

Onthel yang masih terawat dengan baik milik Edy ini tidak luput dari lirikan sejumlah pencinta sepeda onthel yang menawarkan untuk membeli sepeda warisan kakeknya itu. "Sudah banyak orang yang mau beli sepeda ini, tidak hanya orang Parepare, tetapi juga orang luar Parepare, seperti pecninta onthel dari Makassar, Maros, bahkan ada yang dari Pulau Kalimantan, Pulau Jawa, dan juga orang luar negeri, seperti China," katanya.

Tawaran yang niat membeli sepeda onthel miliknya dimentahkan karena Edy tidak akan menjual sepeda onthel kesayangannya itu.

"Not for sell," hanya itu kata yang terucap jika ada penawaran.

"Sejumlah penawaran untuk membeli sepeda itu datang. Kadang ada yang menawarkan harga hingga Rp 16 juta, tetapi saya tidak mau menjualnya karena ini adalah warisan kakek saya dan selanjutnya saya akan wariskan kepada anak saya kelak," katanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau